Majalahlabbaika.com – Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah Arab Saudi akan segera direalisikan dan ditargetkan sudah dapat digunakan pada 2028.
Hal ini disampaikan Wakil Kepala Badan Penyelenggaraan Haji (BP Haji) Dahnil Anzar Simanjuntak saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Sumatra Barat di Padang.
Menurut Dahnil Anzar, pemerintah agar segera meralisasikan pembangunan Kampung Haji di Makkah Arab Saudi.
“Rencananya sebagian dari Kampung Haji ini sudah bisa digunakan pada musim haji 2028,” ujarnya dilansir dari detik.com.
Hal ini selaras dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto agar Kampung Haji Indonesia agar segera direalisasikan sehingga perbaikan layanan jemaah haji akan semakin baik.
Beberapa waktu lalu, CEO Danantara Roslan Roeslami bersama dengan Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf sudah berkunjhng ke Arab Saudi untuk melihat lahan seluas 80 hektare yang akan dijadikan calon yang akan digunakan sebagai Kampung Haji Indonesia.
Akan tetapi pihaknya belum bisa memastikan karena masih mencari kawasan yang tepat. “Presiden sudah memberikan instruksi agar Kampung Haji bisa menampung 200.000 jamaah haji, sehingga jamaah tersentralisasi di satu titik,” katanya.
Ia menjelaskan sesuai pembicaraan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Pangeran Mohammed Bin Salman Bin Abdulaziz Al Saud (MBS), nantinya Kampung Haji akan menjadi milik Indonesia dan bukan bersifat sewa.
Tak hanya meningkatkan layanan ibadah haji serta menekan lamanya masa tunggu, pendirian Kampung Haji juga diproyeksikan untuk memperkecil biaya haji yang harus dikeluarkan masyarakat. Karena di kawasan itu akan dibangun hotel, rumah sakit, dan fasilitas pendukung lainnya.
“Ya mudah-mudahan kalau kita sudah punya Kampung Haji, bisa menekan biaya haji karena semuanya one stop services,” ujar Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak. **


Komentar