Jakarta, Majalahlabbaika. com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menetapkan kuota haji reguler tahun 2026 sebanyak 203.320 jemaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Tercatat Provinsi Jawa Timur memperoleh alokasi kuota sebanyak 42.409 jemaah. Terbanyak dibanding provinsi lain di Indonesia.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjutak menjelaskan pembagian kuota haji reguler 2026 per provinsi ditetapkan berdasarkan dua pertimbangan utama, yakni proporsi jumlah penduduk muslim dan panjangnya daftar tunggu jemaah haji di masing-masing daerah.
“Pertimbangan, satu, proporsi jumlah penduduk muslim antarprovinsi dan/atau. Dua, proporsi jumlah daftar tunggu jemaah haji antarprovinsi,” ujarnya dilansir dari detik.com.
Kuota haji reguler 2026 dibagi dalam dua tingkatan, yaitu kuota provinsi serta kuota kabupaten dan kota. Penetapan tersebut disesuaikan dengan data antrean serta jumlah calon jemaah aktif di setiap daerah.
Berdasarkan data Kemenhaj, Jawa Timur mendapatkan alokasi kuota haji reguler terbesar pada tahun 2026, yakni sebanyak 42.409 jemaah. Posisi berikutnya ditempati Jawa Tengah dengan 34.122 jemaah, dan Jawa Barat dengan 29.643 jemaah.
Berikut sebaran Kuota Haji Reguler 2026 per Provinsi
Jawa Timur: 42.409 jemaah
Jawa Tengah: 34.122 jemaah
Jawa Barat: 29.643 jemaah
Sulawesi Selatan: 9.670 jemaah
Banten: 9.124 jemaah
DKI Jakarta: 7.819 jemaah
Sumatera Utara: 5.913 jemaah
Lampung: 5.827 jemaah
Nusa Tenggara Barat: 5.798 jemaah
Aceh: 5.426 jemaah
Sumatera Selatan: 5.354 jemaah
Kalimantan Selatan: 5.187 jemaah
Riau: 4.682 jemaah
Sumatera Barat: 3.928 jemaah
DI Yogyakarta: 3.748 jemaah
Jambi: 3.576 jemaah
Kalimantan Timur: 3.189 jemaah
Sulawesi Tenggara: 2.063 jemaah
Kalimantan Barat: 1.858 jemaah
Sulawesi Tengah: 1.753 jemaah
Bali: 1.698 jemaah
Kalimantan Tengah: 1.559 jemaah
Sulawesi Barat: 1.450 jemaah
Bengkulu: 1.357 jemaah
Kepulauan Riau: 1.085 jemaah
Bangka Belitung: 1.077 jemaah
Papua: 933 jemaah
Maluku Utara: 785 jemaah
Gorontalo: 608 jemaah
Maluku: 587 jemaah
Kalimantan Utara: 489 jemaah
Papua Barat: 447 jemaah
Nusa Tenggara Timur: 516 jemaah
Sulawesi Utara: 402 jemaah. **


Komentar