Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 11 Tahun 2025 tertanggal 22 Oktober 2025 Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulon Progo resmi ditunjuk sebagai Embarkasi dan Debarkasi Haji 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo Wahib Jamil mengatakan hal itu kepada media Rabu (5/11/20250.
Ia menegaskan keputusan menteri tersebut menunjuk YIA sebagai embarkasi dan debarkasi tahun depan cakupannya meliputi jamaah haji seluruh DIY dan sebagian Jawa Tengah.
Di antaranya, Kabupaten Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Kota Magelang.
Kuota haji tahun lalu, potensi jamaah haji melalui YIA mencapai 9 ribu jamaah haji. Rinciannya jamaah haji di DIY mencapai 3.700 orang, sedangkan sisanya dari Jawa Tengah.
Untuk kuota haji 2026, pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Haji dan Umrah. Sehingga, kepastian jumlah jamaah haji yang berangkat dari YIA belum terprediksi.
“Seperti gagasan awal, belum memerlukan asrama haji,” ungkapnya.
Dalam konsep embarkasi dan debarkasi, komponen utama pembentukan meliputi bandara, jamaah haji, dan asrama haji.
Untuk mencukupi komponen asrama haji, embarkasi akan memanfaatkan hotel-hotel di kawasan YIA. Hal ini telah menjadi kajian mendalam antara pemkab dan pemerintah pusat.
Sebelumnya, General Manager YIA Ruly Artha menyampaikan, manajemen telah bersiap memberikan layanan haji.
Ia menegaskan pihaknya belum mendapatkan surat formal terkait penunjukan YIA sebagai embarkasi haji.
“Kalau penunjukan melalui surat resmi belum ada, tetapi kami telah bersiap,” ungkapnya.
Ruly menyatakan, secara reguler sarpras YIA untuk melayani haji telah sesuai.
Lantaran, YIA dilengkapi beberapa terminal keberangkatan dan landasan pacu pesawat jumbo. Untuk pelayanan haji, pihaknya juga memastikan alur pelayanan penumpang dan bagasi.(Suyana Sugondo, kontributor Labbaika di Jogja).


Komentar